Pemerintahan
pemerintahan/block-3
| Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Hadiri Prosesi Penyembelihan Hewan Kurban Yang Berlangsung Di Lapangan Tembak Polda Banten. |
Serang – Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyerahkan sekaligus menghadiri prosesi penyembelihan hewan kurban yang berlangsung di Lapangan Tembak Polda Banten pada Rabu (27/05).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Banten Brigen Pol Hendra Wirawan, Ketua Bhayangkari Daerah Banten beserta pengurus Bhayangkari Daerah Banten, serta para Pejabat Utama Polda Banten.
Pada pelaksanaan kurban tahun ini, Polda Banten menerima sebanyak 144 ekor hewan kurban yang terdiri dari 129 ekor sapi dan 15 ekor kambing. Dari jumlah tersebut, sebanyak 108 ekor sapi dan 2 ekor kambing telah didistribusikan untuk masyarakat dan pihak yang membutuhkan.
Dalam sambutannya, Kapolda Banten menyampaikan bahwa Hari Raya Iduladha mengandung nilai-nilai kehidupan yang sangat penting, mulai dari keimanan, ketakwaan, keikhlasan, rela berkorban hingga kepedulian sosial terhadap sesama.
“Keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS menjadi pelajaran berharga bagi kita semua tentang arti ketaatan kepada Allah SWT serta keikhlasan dalam menjalankan pengabdian,” ujar Kapolda Banten.
Dengan mengusung tema “Idul Adha Meningkatkan Iman, Takwa, Rela Berkorban, Dan Kepedulian Sosial Personel Polri,” Kapolda berharap kegiatan tersebut mampu memperkuat semangat kebersamaan serta jiwa pengabdian seluruh personel Polri, khususnya Polda Banten dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Sebagai anggota Polri, kita tidak hanya dituntut profesional dalam melaksanakan tugas penegakan hukum dan menjaga keamanan, tetapi juga harus memiliki kepedulian sosial, empati, serta kepekaan terhadap kondisi masyarakat di sekitar kita. Nilai-nilai kurban inilah yang menjadi pengingat agar Polri selalu hadir dengan sikap yang humanis, tulus, dan penuh rasa kemanusiaan,” lanjutnya.
Kapolda Banten menjelaskan bahwa seluruh hewan kurban tersebut merupakan bentuk partisipasi dan kebersamaan dari para Pejabat Utama dan personel Polda Banten serta instansi terkait. Nantinya, daging kurban akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk keluarga besar Polri, fakir miskin, yatim piatu, dan masyarakat sekitar yang kurang mampu.
“Saya berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan semangat berbagi, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan rasa kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. Karena pada hakikatnya, sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya,” ungkapnya.
Diakhir sambutannya, Kapolda Banten menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan personel yang telah bekerja dengan penuh dedikasi sehingga kegiatan penyembelihan hewan kurban dapat terlaksana dengan baik.
“Semoga seluruh amal ibadah dan pengorbanan yang dilakukan menjadi ladang pahala dan mendapat ridha dari Allah SWT. Mari kita terus menanamkan nilai-nilai keikhlasan, pengabdian, dan semangat kebersamaan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga Polri senantiasa hadir sebagai institusi yang dipercaya, dicintai, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Kapolda Banten. (Bidhumas).
(RED).
| Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Banten Tinawati Andra Soni, Menerima Kunjungan Audiensi Forum Komunikasi Guru Pendidikan Agama Islam Taman Kanak-Kanak (FKGPAI-TK) Provinsi Banten. |
Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Banten Tinawati Andra Soni menerima audiensi Forum Komunikasi Guru Pendidikan Agama Islam Taman Kanak-kanak (FKGPAI-TK) Provinsi Banten bertempat di gedung PKK Provinsi Banten, Kawasan Pusat Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang. Selasa (26/5/2026). Pertemuan tersebut membahas rencana penguatan pendidikan karakter anak prasekolah.
"Tujuan hari ini terkait bagaimana kita bersilaturahmi, kemudian menyampaikan bagaimana guru pendidikan agama dapat bersama-sama memajukan pendidikan prasekolah," kata Tinawati.
Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus diskusi mengenai upaya bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan prasekolah, khususnya melalui penguatan peran guru pendidikan agama Islam. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menurutnya terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai elemen pendidikan, termasuk FKGPAI-TK dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini.
“Tadi juga sudah disampaikan, nanti secara teknis baru kita lihat kembali bagaimana aturan dan regulasinya," ujarnya.
Sementara itu, Ketua FKGPAI-TK Provinsi Banten Muzayanah menyampaikan apresiasi atas sambutan dan dukungan yang diberikan Bunda PAUD Tinawati Andra Soni terhadap para guru pendidikan agama Islam tingkat taman kanak-kanak. Ia berharap ada kolaborasi yang mendorong peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini, khususnya dalam pembentukan karakter anak sejak dini.
"Mudah-mudahan pendidikan anak usia dini yang ada di Provinsi Banten ini lebih baik lagi, lebih maju lagi," katanya. (Red).
| Gubernur Banten, Andra Soni Menyerahkan Hewan Kurban Bantuan Presiden Prabowo Subianto, Kepada Masyarakat Di Masjid Al Mubarok Kreo, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang. |
Gubernur Banten Andra Soni menyerahkan hewan kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto usai melaksanakan salat ied Idul Adha di Masjid Al Mubarok Kreo, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Rabu (27/5/2026). Andra Soni berpesan agar bantuan tersebut dikelola secara baik dan didistribusikan kepada masyarakat.
Bantuan hewan kurban berupa sapi dengan berat sekitar 1,2 ton. Bantuan tersebut diserahkan kepada Mahfud selaku Ketua DKM Masjid Al Mubarok. Andra Soni juga berpesan kepada DKM Masjid Al Mubarok untuk mendistribusikan daging kurban dari Presiden Prabowo kepada masyarakat dengan baik.
“Saya sampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo yang sudah memberikan bantuan hewan kurban sapi kepada masyarakat Banten,” ungkap Andra Soni.
Camat Larangan Kota Tangerang Nasrullah menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo dan Gubernur Banten Andra Soni atas bantuannya untuk masyarakat. Nasrullah berjanji akan melaksanakan amanat sebaik-baiknya dengan mendistribusikan daging kurban kepada masyarakat.
Masyarakat Kreo juga menyambut gembira adanya bantuan hewan kurban yang disalurkan kepada masyarakat. “Alhamdulillah. Senang, gembira,” kata warga bernama Purwanti (42).
Menurutnya, bantuan pesiden dan gubernur tersebut menambah volume daging kurban di masyarakat. Tambahan hewan kurban akan menambah daya jangkau distribusi daging kurban kepada kaum duafa.
“Akan semakin banyak masyarakat yang menikmati daging kurban. Semoga berkah, semoga makin sukses untuk Pak Prabowo dan Pak Gubernur Andra Soni,” katanya. (Red).
Polda Banten Menggelar Turnamen Tenis, Dalam Rangka Menyambut Hari Bhayangkara Ke-80, Yang Diikuti 160 Peserta.
Serang – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Polda Banten menggelar Turnamen Tenis Lapangan yang berlangsung di Lapangan UH Tennis Center, Jalan Miyabon, Lingkungan Cibebek, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang pada Jumat (22/05). Kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi, membangun sportivitas, serta memperkuat sinergitas antara TNI-Polri, Pemerintah Daerah, komunitas olahraga, dan seluruh elemen masyarakat di Provinsi Banten.
Kegiatan pembukaan turnamen dihadiri langsung Gubernur Banten Andra Soni, bersama Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim, Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, jajaran pejabat utama Polda Banten, unsur Forkopimda, KONI Provinsi Banten, Ketua Umum PELTI Provinsi Banten Novriadi Purwansyah, serta ratusan peserta dari berbagai instansi di wilayah Banten. Sebanyak 160 peserta turut ambil bagian dalam turnamen yang akan berlangsung mulai 22 hingga 26 Mei 2026.
Ketua Umum PELTI Provinsi Banten Novriadi Purwansyah menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Banten beserta jajaran atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik. “Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang olahraga dan kompetisi, namun juga menjadi wadah untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan sportivitas, serta membangun semangat persaudaraan dan soliditas antar instansi di wilayah Provinsi Banten,” ujarnya.
Novriadi juga menambahkan bahwa melalui kegiatan olahraga bersama seperti ini diharapkan hubungan kelembagaan dan komunikasi antar instansi semakin kuat sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada masyarakat secara optimal.
Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni dalam mengatakan bahwa tenis lapangan bukan sekadar olahraga, namun juga sarana membangun disiplin, sportivitas, dan kebersamaan. “Saya menilai bahwa tenis lapangan bukan hanya sekadar olahraga, namun juga menjadi sarana yang mampu menyatukan semangat disiplin, sportivitas, kebersamaan, dan soliditas antar peserta. Melalui olahraga, kita dapat membangun komunikasi yang baik serta memperkuat hubungan antar instansi,” kata Andra Soni.
Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolda Banten atas dukungannya terhadap perkembangan olahraga tenis di Provinsi Banten. “Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kapolda Banten yang telah memberikan dukungan besar terhadap pengembangan olahraga tenis di Provinsi Banten. Bahkan saya menilai beliau sangat layak disebut sebagai ‘Bapak Tenis Provinsi Banten’ karena kepedulian dan dedikasinya dalam memajukan olahraga tenis di daerah ini,” ungkapnya.
Di kesempatan yang sama, Kapolda Banten menegaskan bahwa turnamen tenis lapangan merupakan bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya bertujuan memeriahkan hari jadi Polri, namun juga memperkuat sinergitas dan kebersamaan lintas sektor.
“Pelaksanaan turnamen tenis lapangan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya bertujuan untuk memeriahkan hari jadi Polri, namun juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan soliditas, serta memperkuat sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, komunitas olahraga, dan seluruh elemen masyarakat di Provinsi Banten,” ujar Kapolda Banten.
Kapolda Banten juga menekankan bahwa olahraga memiliki nilai strategis dalam membangun karakter dan semangat juang. “Olahraga tenis lapangan bukan hanya sekadar ajang kompetisi, namun juga memiliki nilai strategis dalam membangun karakter, kedisiplinan, sportivitas, semangat juang, dan kerja sama yang baik. Saya berharap kegiatan ini mampu memperkuat kebersamaan dan mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Provinsi Banten,” lanjutnya.
Melalui turnamen ini, seluruh peserta diharapkan dapat menjunjung tinggi semangat fair play serta menjadikan kompetisi sebagai sarana mempererat persaudaraan dan solidaritas antar instansi. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud nyata sinergitas dalam menjaga kondusivitas wilayah Provinsi Banten. (Bidhumas).
(Red).
| Kegiatan Pembinaan Kepada Kopdarkamtibmas Yang Digelar Subdit Polmas Ditbinmas Polda Banten, Dihadiri Jajaran Ditbinmas Polda Banten, Pengurus Pokdarkamtibmas, Serta Perwakilan Elmen Masyarakat. |
Serang – Dalam upaya memperkuat keamanan swakarsa dan meningkatkan sinergitas antara Polri dengan masyarakat, Subdit Polmas Ditbinmas Polda Banten menggelar kegiatan pembinaan kepada Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdarkamtibmas) pada Selasa (19/05).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Ditbinmas Polda Banten, pengurus Pokdarkamtibmas, serta perwakilan elemen masyarakat. Pembinaan ini bertujuan meningkatkan peran aktif masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polda Banten.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Ditbinmas Polda Banten menyampaikan bahwa Pokdarkamtibmas memiliki peran strategis sebagai mitra Polri dalam mendukung terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.
“Pokdarkamtibmas merupakan bagian penting dari pengamanan swakarsa yang membantu Polri dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan. Melalui kegiatan pembinaan ini diharapkan terjalin koordinasi yang semakin kuat serta kemampuan deteksi dini terhadap potensi gangguan Kamtibmas dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.
Selain mempererat sinergitas, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi kerawanan sosial di lingkungan masing-masing.
Sebagai bentuk dukungan terhadap operasional anggota Pokdarkamtibmas di lapangan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sarana kontak secara simbolis berupa jam dinding berlogo Pokdarkamtibmas dan Polri kepada para pengurus yang hadir.
Dengan adanya kegiatan pembinaan ini, diharapkan Pokdarkamtibmas semakin aktif dan solid dalam membantu tugas kepolisian menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan lingkungan masyarakat yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Provinsi Banten. (ADV)
Gubernur Banten Andra Soni, Hadiri Soft Opening Movenpick Resort Carita, Di Kabupaten Serang, Minggu, (17/05/2026).
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan bahwa sektor pariwisata di wilayahnya terus memperlihatkan kebangkitan, khususnya di destinasi wisata pantai Anyer-Carita. Kebangkitan tersebut didukung oleh berdirinya hotel, resor, dan fasilitas pendukung baru guna menampung wisatawan.
"Pasca 2018 wisata kita sempat drop, tetapi Alhamdulillah beberapa tahun terakhir ini mulai tumbuh dan bangkit kembali,” ungkap Andra saat menghadiri soft opening Mövenpick Resort Carita di Jalan Raya Anyer-Sirih, Kabupaten Serang, Minggu (17/5/2026).
Kebangkitan pariwisata di kawasan pesisir barat Banten tersebut tidak terlepas dari pembenahan yang dilakukan oleh pemerintah daerah bersama para pelaku pariwisata. Berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari peningkatan pelayanan hingga pembinaan pelaku usaha dan kelompok sadar wisata (pokdarwis).
Menurut Andra, Provinsi Banten memiliki potensi wisata yang lengkap dan berdaya saing dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia, mulai dari wisata pantai, gunung, air terjun (curug), laut, pulau, budaya, hingga wisata religi.
“Di sekitar Jakarta tidak ada potensi seperti Banten. Punya pantai, gunung, curug, laut, pulau, kebudayaan, hingga wisata religi; lengkap semuanya,” katanya.
Ia juga optimistis akses menuju kawasan wisata Anyer–Cinangka–Carita akan semakin baik seiring dengan segera rampungnya Jalan Tol Serang–Panimbang. Kehadiran investasi di sektor pariwisata dinilai dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar, sekaligus memperkuat daya tarik wisata Banten.
“Alhamdulillah, dalam waktu dekat Tol Serang–Panimbang selesai sehingga akses ke sini akan semakin bagus,” imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menegaskan pentingnya kolaborasi dari seluruh pihak dalam membangun sektor pariwisata nasional. Pihaknya akan turut mendorong pengembangan desa wisata di kawasan penyangga Anyer, Cinangka, dan Carita agar wisatawan memiliki lebih banyak pilihan destinasi selain wisata pantai.
“Pesan Bapak Presiden Prabowo Subianto, kita ini bukan superman, melainkan superteam. Tidak mungkin negeri ini bisa maju kalau tidak berkolaborasi,” ujar Yandri.
Yandri menambahkan, keberadaan resor berskala internasional juga harus memberikan dampak bagi desa di sekitarnya. “Kita ingin orang yang menginap di Mövenpick tidak hanya menikmati pantai, tetapi juga bisa berwisata ke desa-desa, menikmati budaya, kuliner, air terjun, dan potensi lainnya," tambahnya.
Sementara itu, Senior Vice President Operations and Government Relations Accor Indonesia-Malaysia Adi Satria menyatakan bahwa Mövenpick Resort Carita menjadi resor Mövenpick kelima di Indonesia.
“Dengan dibukanya Mövenpick Resort Carita, kami yakin akan semakin memperkuat kehadiran Accor di destinasi-destinasi pesisir di Indonesia,” ucap Adi.
Adi menjelaskan, Accor saat ini menaungi lebih dari 6.000 hotel dengan 40 merek di 110 negara. Sementara itu, Mövenpick telah berkembang di 40 negara dengan lebih dari 140 hotel dan resor.
General Manager Mövenpick Resort Carita Christophe Keramaris berharap kehadiran resor tersebut dapat mendukung pertumbuhan sektor pariwisata Banten secara keseluruhan. “Kami berharap Mövenpick dapat menjadi destinasi pilihan bagi wisatawan domestik maupun internasional,” tuturnya.
Acara peresmian tersebut turut dihadiri oleh Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Banten, Forkopimda Kabupaten Serang, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
(ADV)
Bunda Literasi Tinawati Andra Soni mengajak anak-anak di Provinsi Banten untuk mulai membangun budaya dan tradisi membaca sejak dini melalui kegiatan mendongeng. Upaya tersebut dinilai penting untuk memperkuat literasi dan melestarikan cerita rakyat daerah.
Hal itu disampaikan Tinawati saat membuka semifinal Festival Storytelling “Suara Nusantara 2026” di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Sabtu (16/5/2026).
“Alhamdulillah, hari ini saya sangat bangga dan bahagia karena bisa mengikuti kegiatan Festival Storytelling Cerita Rakyat Suara Nusantara 2026,” katanya.
“Tentu saja ini adalah upaya kita bersama dalam memperkuat budaya literasi. Kemudian, kita juga sekaligus mewariskan cerita rakyat, khususnya di Provinsi Banten, yang jumlahnya sangat banyak,” ungkapnya menambahkan.
Tinawati mengatakan, kegiatan mendongeng menjadi salah satu cara efektif untuk meningkatkan minat baca dan memperkuat literasi anak sejak usia dini melalui tradisi bertutur.
“Harapannya tentu saja yang terpenting adalah bagaimana meningkatkan minat baca, kemudian memperkuat literasi anak-anak kita sejak dini, dan ini juga melalui tradisi bertutur,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak pihak, mulai dari komunitas, sekolah, orang tua, guru, hingga masyarakat luas. Ia juga berpesan kepada anak-anak untuk mulai membiasakan budaya membaca melalui berbagai kegiatan positif, termasuk mendongeng.
“Kegiatan ini adalah upaya kita bersama. Jadi anak-anakku sekalian, adik-adikku, mari kita ikuti seluruh kegiatan dan rangkaian apa pun yang ada di Provinsi Banten," katanya.
Sementara itu, Managing Director Suara Nusantara Fest Cahaya Manthovani mengatakan peserta Festival Storytelling dari Provinsi Banten tahun ini lebih banyak dibandingkan sebelumnya. Ia berharap kegiatan Suara Nusantara dapat terus menjangkau berbagai daerah di Indonesia sebelum nantinya dilombakan pada tingkat nasional.
“Luar biasa sekali. Saat saya melihat videonya di Instagram, cara penyampaiannya lebih ekspresif dan saya merasa justru harus lebih banyak belajar dari mereka semua,” katanya.
“Iya, kita mau per daerah dulu, nanti baru dinasionalkan khusus untuk cerita-cerita rakyat,” katanya menambahkan.
(Adv).