BREAKING NEWS
Pemerintahan

Pemerintahan

pemerintahan/block-3

Politik

politik/block-1

Hukum

Hukum/block-3

Pendidikan

Pendidikan/block-6

Berita Pilihan

pemerintahan/block-3

Peristiwa

pemerintahan/block-2

Berita HOT

pemerintahan/block-3

Latest Sport News

Yourlabel/block-4

Latest Articles

Lepas Jemaah Haji Kloter 13 Kabupaten Pandeglang, Ini Pesan Wagub Dimyati

Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah, Melepas Calon Jamaah Haji Kloter 13 Asal Kabupaten Pandeglang.

Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah melepas jemaah haji Kloter 13 asal Kabupaten Pandeglang pada Sabtu dini hari (9/5/2026). Pelepasan ditandai dengan pemberian bendera Merah Putih kepada ketua rombongan, didampingi Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani.


Dalam sambutannya, Dimyati mengatakan ibadah haji merupakan ibadah yang penuh tantangan. Ibadah haji memerlukan biaya besar dan kondisi fisik yang prima.


"Tidak sembarang orang bisa berhaji. Manfaatkan kesempatan ini untuk benar-benar beribadah," kata Dimyati.


Dimyati berharap para jemaah haji mendapatkan predikat haji mabrur. Untuk itu, ia menyampaikan pesan kepada jemaah agar menjalankan ibadah dengan khusyuk disertai bekal ilmu. Ia juga memberikan tips agar tidak terburu-buru untuk segera menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji.


"Jamaah harus jaga kesehatan untuk bisa melaksanakan seluruh rangkaian haji," katanya.


Selanjutnya, Dimyati berpesan agar para jemaah disiplin. Mereka diminta mematuhi seluruh aturan yang berlaku, termasuk disiplin waktu.


"Setiap melaksanakan rangkaian haji, upayakan tepat waktu," pesan Dimyati.


Sementara itu, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani berpesan agar jemaah memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Ia juga meminta para jemaah menjaga nama baik Kabupaten Pandeglang.


"Tunjukkan bahwa masyarakat dari Kabupaten Pandeglang adalah masyarakat yang santun, religius, ramah, dan juga penuh kepedulian," pesan Dewi.


Jemaah Kloter 13 asal Kabupaten Pandeglang berjumlah 388 jemaah. Terdiri atas 164 laki-laki, 216 perempuan, dan 8 tim pembimbing ibadah haji.


(Red).

Kapolda Banten Pantau Langsung Penerimaan Terpadu Polri TA 2026, Tegaskan Seleksi Bersih dan Transparan

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Meninjau Langsung Proses Seleksi Penerimaan Terpadu Calon Taruna Akademi Kepolisian (AKPOL) Tahun Anggaran 2026.


Serang – Kapolda Banten Irjen Pol Hengki melaksanakan pemantauan langsung kegiatan Penerimaan Terpadu Calon Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di SMA Negeri 3 Kota Serang pada Kamis (07/05).


Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolda Banten Hendra Wirawan, Pejabat Utama Polda Banten, Kapolresta Serang Kota Yudha Satria, serta panitia pengawas internal maupun eksternal.


Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Banten meninjau secara langsung jalannya proses seleksi penerimaan terpadu guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur serta mengedepankan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH).


Kapolda Banten menjelaskan bahwa proses penerimaan anggota Polri dilaksanakan secara profesional dan terbuka, sehingga seluruh peserta dapat mengetahui hasil seleksi secara langsung pada hari yang sama melalui sistem one day service.

“Pelaksanaan penerimaan anggota Polri di Polda Banten dilaksanakan dengan prinsip BETAH, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis. Selain itu, diterapkan pula prinsip one day service, sehingga peserta seleksi dapat langsung mengetahui hasil yang diperoleh pada hari itu juga,” ujar Hengki.


Lebih lanjut, Kapolda Banten menegaskan kepada seluruh panitia pengawas agar menjalankan tugas secara profesional dan menjaga integritas selama proses seleksi berlangsung.

“Kami mengajak seluruh panitia pengawas internal maupun eksternal untuk bersama-sama mengawal proses penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 agar bebas dari praktik KKN. Dengan proses yang clear and clean, kita dapat mewujudkan Polri yang Presisi, yakni Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan,” tegasnya.


Selain melakukan pemantauan, Kapolda Banten juga memberikan motivasi kepada para peserta seleksi agar tetap percaya pada kemampuan diri sendiri dan mengikuti seluruh tahapan dengan semangat serta menjunjung tinggi sportivitas.


Penerimaan Terpadu Polri Tahun Anggaran 2026 di Polda Banten merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, profesional, serta berintegritas untuk mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di masa mendatang. (Bidhumas).


(Red).

Gubernur Andra Soni Tegaskan Dukungan Pengelolaan Sampah Jadi Energi di Banten

Gubernur Banten Andra Soni, Menegaskan Dukungan Pengelolaan Sampah Dengan Baik, Saat Menerima Kunjungan Praktisi Pengolahan Sampah Dari PT Solusindo Sampah Energi


Gubernur Andra Soni menegaskan soal dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengenai pengelolaan sampah dengan baik. Salah satunya, pengelolaan dan pengolahan sampah menjadi energi listrik.


Hal itu disampaikan Andra Soni saat menerima kunjungan rombongan praktisi pengolahan sampah dari PT Solusindo Sampah Energi di Gedung Negara Provinsi Banten Jl Brigjen KH Syam’un No. 5, Kota Serang, Rabu (6/5/2026).


“Provinsi Banten mendapatkan komitmen dari pemerintah pusat untuk PSEL (Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik) untuk Tangerang Raya dan Serang Raya,” ucapnya.


Menurut Andra Soni, pengembangan PSEL di Tangerang Raya mengalami penyesuaian seiring dengan meningkatnya potensi sampah. Wilayah tersebut direncanakan akan dibagi menjadi dua lokasi, termasuk Kota Tangerang Selatan.


"Karena pertimbangan ke depan, Kabupaten Tangerang juga ingin punya PSEL sendiri,” ucapnya.


Sedangkan, untuk PSEL Serang Raya akan mencakup Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Kota Cilegon. Sementara itu, Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang belum memiliki fasilitas PSEL.


“Provinsi Banten tidak memiliki TPA (Tempat Pembuangan Akhir,) sampah. Pengelolaan dan pengolahan sampah ada di kabupaten dan kota karenanya bisa narik retribusi sampah,” jelasnya.


Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Banten Wawan Gunawan menambahkan, kedatangan PT Solusindo Samah Energi utuk memaparkan pengolahan sampah menjadi energi uap.


“Perusahan itu sudah melakukan kajian di Kawasan Industri Petrokimia, Kota Cilegon,” jelasnya.


“Tinggal komitmen perusahaan dengan calon pembeli atau pemakai (offtaker) uap yang dihasilkan,” ucap Wawan menambahkan.


Sementara, Direktur Utama PT Solusindo Sampah Energi Mahathir menjelaskan, pihaknya menggunakan teknologi asal Jepang, Kanadevia, dalam pengolahan sampah menjadi energi uap. Teknologi tersebut telah diterapkan di Jepang, Uni Emirat Arab, India, dan Singapura.


“Teknologi ini tidak perlu pemilahan,” ungkapnya.


Menurutnya, teknologi tersebut mampu meningkatkan efisiensi pengolahan sampah karena tidak memerlukan biaya tambahan untuk lahan penyimpanan. Selain itu, residu yang dihasilkan relatif kecil.


“Asap pembakaran bisa ditangkap untuk diolah menjadi gas metan atau bahan bakar dari plastik,” jelasnya.


Dalam kesempatan itu, Head of System Innovation Section Social System Division National Institute for Environmental Studies (NIES) Profesor Minoru Fujii turut memaparkan teknologi pengolahan sampah menjadi energi uap, termasuk efisiensi biaya dibandingkan gas bumi dan batu bara serta keunggulannya yang lebih ramah lingkungan. (Red).

Cegah Narkoba di Sekolah, BNN Lantik 3.717 Sobat Ananda Bersinar

Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto, Bersama Peserta Pelantikan Ananda Bersinar.


Jakarta - Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) melantik Sobat Ananda Bersinar dari SMA/SMK/MA/SR se-DKI Jakarta sebagai upaya pencegahan narkoba di lingkungan sekolah. Program ini menjadi bagian dari penguatan peran generasi muda dalam mewujudkan Indonesia bersih narkoba.


Diketahui, pelantikan Sobat Ananda Bersinar ini diikuti lebih dari 3.717 peserta, termasuk perwakilan sekolah rakyat. Peserta tersebut terdiri dari 2.899 siswa dan 818 guru dari 833 sekolah.


Kepala BNNP DKI Jakarta, Brigjen Pol. Awang Joko Rumitro, menyampaikan bahwa program ini mengajak seluruh sekolah di DKI Jakarta untuk mengirim empat perwakilan siswa yang siap menjadi pelopor gerakan anti narkoba di sekolah.


"Para peserta yang dilantik ini disebut sebagai pionir Sobat Ananda Bersinar. Mereka diharapkan menjadi pelopor gerakan anti narkoba di lingkungan sekolah," ujar Awang, dikutip dari YouTube resmi BNN, Rabu (6/5/2026).


Awang menerangkan bahwa pembentukan Sobat Ananda Bersinar didasarkan pada sejumlah data yang dihimpun. Data tersebut menunjukkan adanya ancaman nyata penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.


Berdasarkan hasil deteksi cek urin tahun 2025, dari 19.381 orang, terdapat ratusan siswa yang positif narkoba. Selain itu, terdapat pula siswa yang pernah menggunakan serta menyalahgunakan alkohol, vape, dan rokok sehingga menjadi sinyal merah bagi pemerintah.


Melalui permasalahan tersebut, BNN membentuk Sobat Ananda Bersinar dengan konsep peer educator atau teman sebaya. Awang menilai siswa cenderung lebih mendengarkan nasihat dari teman sendiri sehingga para peer educator diharapkan dapat menjadi agen perubahan untuk pencegahan narkoba di lingkungan sekolah dan masyarakat.


Sementara itu, Kepala BNN RI, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, berharap Sobat Ananda Bersinar menjadi kekuatan dalam mendukung Indonesia Emas 2045 yang terbebas dari narkoba.


"Program ini bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan aksi nyata dalam menjaga masa depan generasi emas Indonesia agar bersih dari penggunaan narkoba," ujar Suyudi.


Menurut Suyudi, saat ini, pendekatan hukum yang keras dinilai tidak cukup untuk menyelesaikan masalah narkotika. Pemerintah perlu menggunakan pendekatan humanis melalui pendidikan dan pembinaan karakter sejak dini, salah satunya dengan Sobat Ananda Bersinar.


"Kita perlu menggunakan pendekatan humanis yang tentunya sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk menempatkan permasalahan narkoba sebagai agenda utama dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter," ujarnya.


Suyudi berharap, selain siswa, guru juga berperan aktif dalam mengawasi lingkungan sekolah. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa bergerak sendiri dalam pencegahan dan penanggulangan narkoba sehingga membutuhkan dukungan dari masyarakat.


Selain pelantikan Sobat Ananda Bersinar 2026, BNN RI bersama BNNP DKI Jakarta dan satuan pendidikan juga menandatangani MoU sebagai komitmen memperkuat peran generasi muda dan lingkungan sekolah dalam mewujudkan Indonesia bersih narkoba. (Bidhumas)


(Red).

Andra Soni: Stabilitas Kamtibmas Adalah Fondasi Pembangunan Banten

Kegiatan Silaturahmi Kamtibmas Bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten, Digelar Di Lapanganan UH Tennis Center, Kota Serang, Senin, (04/05/2026).


Gubernur Banten Andra Soni menekankan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) merupakan fondasi utama bagi kelancaran pembangunan di Provinsi Banten. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri acara Silaturahmi Kamtibmas yang digelar Polda Banten bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Banten di Lapangan UH Tennis Center, Kota Serang, Senin (4/5/2026).

​Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta berbagai tamu undangan untuk membahas isu strategis terkait keamanan dan progres pembangunan daerah.


​Dalam sambutannya, Andra Soni mengapresiasi inisiatif Kapolda Banten dalam mempererat tali silaturahmi antarinstansi. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan insan pers adalah elemen vital dalam menjaga kondusivitas wilayah.


​"Stabilitas Kamtibmas yang kondusif menjadi fondasi penting untuk mendorong pembangunan menuju visi Banten Maju, Adil Merata, Tidak Korupsi," ujar Andra.


​Ia juga menyoroti peran strategis pers sebagai mitra pemerintah. Mengutip pemikiran bapak pers nasional, Raden Mas Tirto Adhi Soerjo, Andra menyebut pers sebagai alat untuk menyuarakan kebenaran dan keadilan.


​"Tulisan dari rekan-rekan wartawan menjadi salah satu panduan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan. Interaksi yang intens dengan pers memberikan masukan berharga bagi komunikasi pemerintah dan masyarakat," tambahnya.


​Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga memaparkan sejumlah program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, di antaranya Program Sekolah Gratis, Diperuntukkan bagi siswa SMA, SMK, dan SKh (Sekolah Khusus) swasta. Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra), Sebuah terobosan untuk mengatasi ketimpangan pembangunan antara wilayah perkotaan dan perdesaan.


​"Secara kewenangan, gubernur sebenarnya hanya menangani jalan provinsi. Namun, demi asas kebermanfaatan bagi masyarakat luas, Pemprov Banten mengambil langkah untuk ikut serta membangun jalan-jalan desa," jelas Andra Soni.


​Ia menegaskan bahwa aspirasi masyarakat terkait infrastruktur bukan dianggap sebagai kritik semata, melainkan motivasi dan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

​Dukungan dari Polda dan PWI Banten


​Kapolda Banten, Irjen Pol. Hengki, memastikan bahwa situasi Kamtibmas di wilayah hukum Banten saat ini dalam keadaan aman dan kondusif. Ia mengingatkan media untuk terus menyajikan informasi yang akurat dan berimbang.


​"Media memiliki peran strategis dalam membangun opini publik. Kami berharap rekan-rekan pers dapat membantu menyampaikan fakta yang sebenarnya kepada masyarakat," kata Irjen Hengki.


​Senada dengan hal tersebut, Ketua PWI Provinsi Banten, Rian Nopandra, menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah. "PWI Banten siap bersinergi dan mendukung penuh gerak pembangunan di Provinsi Banten," pungkasnya.


​Turut hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim, Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, serta Wakapolda Banten Brigjen Pol. Hendra Wirawan.


(Red).

Kapolda Banten Hadiri May Day 2026, Tegaskan Pentingnya Sinergi untuk Stabilitas dan Kesejahteraan Buruh

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki Hadiri Kegiatan Peringatan Buruh Internasional 2026, Yang Belangsung Di Lapangan PT. Samator, Kawasan Industri Modern, Pada Mingggu, (03/05/2026).


Serang – Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menghadiri kegiatan Peringatan Hari Buruh Internasional Tahun 2026 bersama aliansi serikat pekerja/serikat buruh Kabupaten Serang yang digelar di Lapangan depan PT. Samator, Kawasan Industri Modern. Pada Minggu (03/05). 


Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Banten Andra Soni, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, para Pejabat Utama Polda Banten, Kapolres Serang, perwakilan Danrem 064/MY melalui Dandim 0602/Serang Kolonel Arm Oke Kistianto, Ketua DPK Apindo Kabupaten Serang Agus Supriadi, Koordinator Aliansi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh Kabupaten Serang, para pimpinan serikat pekerja/buruh, tokoh masyarakat, serta ratusan pekerja dan buruh.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Banten menyampaikan bahwa peringatan Hari Buruh Internasional merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dan kontribusi besar para pekerja dalam pembangunan bangsa. Ia menegaskan bahwa buruh memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Peringatan Hari Buruh Internasional yang kita laksanakan hari ini merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi nyata para pekerja dalam menggerakkan roda pembangunan bangsa. Rekan-rekan buruh tidak hanya menjadi bagian dari proses produksi, tetapi juga merupakan kekuatan utama dalam menjaga stabilitas ekonomi, meningkatkan daya saing, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara luas,” ujar Kapolda Banten.


Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga solidaritas dan kebersamaan antar seluruh elemen, baik pekerja, pengusaha, maupun pemerintah, sebagai fondasi terciptanya hubungan industrial yang harmonis. “Melalui kegiatan ini, kita dapat melihat kuatnya semangat solidaritas, kebersamaan, dan persatuan di antara seluruh elemen. Sinergi yang terjalin dengan baik inilah yang menjadi fondasi penting dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis, berkeadilan, dan berkelanjutan,” lanjutnya.



Ia turut mengapresiasi seluruh pihak yang telah menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama peringatan May Day berlangsung. Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan kedewasaan bersama dalam menjaga stabilitas daerah. “Kami dari Polda Banten menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam menyelenggarakan kegiatan ini secara tertib, aman, dan penuh rasa kekeluargaan. Situasi yang kondusif ini menunjukkan komitmen kita bersama dalam membangun Banten yang aman, damai, dan produktif,” tegasnya.


Lebih lanjut, Kapolda Banten mengingatkan bahwa tantangan global dan dinamika ketenagakerjaan ke depan membutuhkan komitmen bersama, komunikasi yang kuat, serta kolaborasi antar seluruh pemangku kepentingan. “Di tengah dinamika global dan perkembangan zaman yang semakin kompleks, diperlukan komitmen bersama untuk terus memperkuat komunikasi, membangun kepercayaan, serta mengedepankan semangat kolaborasi dalam setiap langkah,” jelasnya.


Ia juga mengajak seluruh pekerja untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme, serta mendorong terciptanya iklim kerja yang adil dan manusiawi. “Saya mengajak seluruh elemen buruh untuk terus meningkatkan kompetensi, menjaga profesionalisme, serta memperkuat etos kerja. Di sisi lain, seluruh pemangku kepentingan harus terus menciptakan iklim kerja yang sehat, adil, dan manusiawi,” tambahnya.


Selain itu, Kapolda Banten menegaskan komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan mendukung aktivitas masyarakat, termasuk dunia industri dan ketenagakerjaan. “Polri akan senantiasa hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kami berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban agar seluruh aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan lancar,” ucapnya.


Diakhir, Kapolda Banten mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum May Day sebagai penguat persatuan dan semangat kebersamaan.

“Saya mengucapkan selamat memperingati Hari Buruh Internasional Tahun 2026. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga, mempererat persatuan, serta membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi kita semua,” pungkasnya. (Bidhumas).


(RED).

Wagub Dimyati Arahkan Duta Pariwisata Angkat Potensi Wisata Banten

Wakil Gubernur Banten A, Dimyati Natakusumah, Membuka Grand Final Duta Pariwisata Banten 2026.


Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah meminta para Duta Pariwisata Banten 2026 untuk aktif mempromosikan potensi wisata yang belum tereksplorasi sekaligus menghadapi tantangan dalam pelestarian budaya daerah. Dimyati juga mengajak para Duta Pariwisata untuk berkolaborasi bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.


Hal itu disampaikan saat membuka Grand Final Duta Pariwisata Banten 2026 di Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Sindangjaya, Kabupaten Tangerang, Sabtu (2/5/2026).


“Banten ini kaya. Banyak potensi wisata yang belum tereksplorasi. Ini menjadi tantangan kita bersama untuk menggali, mengenalkan, sekaligus mempromosikannya kepada masyarakat luas,” ujar Dimyati.


Didampingi Kepala Dinas Pariwisata Ely Susiyanti, ia menegaskan bahwa peran duta pariwisata harus adaptif dengan perkembangan zaman, termasuk memanfaatkan berbagai platform komunikasi.


“Para duta pariwisata harus bisa mempromosikan wisata, baik yang unggulan maupun yang belum tereksplorasi, bisa melalui media massa, media sosial, atau lewat forum-forum resmi. Jadilah duta pariwisata yang aktif dalam menyampaikan potensi daerah,” katanya.


Menurut Dimyati, langkah tersebut penting agar promosi pariwisata Banten semakin luas dan mampu menjangkau berbagai kalangan, baik di tingkat nasional maupun internasional.


“Selain promosi, tantangan lainnya adalah bagaimana menjaga dan melestarikan budaya kita. Ini harus berjalan beriringan,” ujarnya.


Ia juga menekankan pentingnya kemampuan komunikasi, profesionalisme, serta penguasaan bahasa asing bagi para duta agar mampu menyampaikan informasi secara efektif.


“Manfaatkan ajang ini untuk membangun jejaring dan menambah wawasan, termasuk menggali potensi wisata yang belum banyak dikenal,” katanya.


Dimyati mengapresiasi keterlibatan putra-putri asli Banten dalam ajang tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat promosi daerah berbasis kearifan lokal, termasuk memperkenalkan budaya dan busana khas seperti kebaya dan batik Banten.


Ia berharap kegiatan tersebut memberikan dampak nyata bagi pengembangan pariwisata dan pelestarian budaya di Provinsi Banten.


Pemilihan Duta Pariwisata Banten 2026 ini diinisiasi oleh Duta Pariwisata Indonesia Yayasan Abhiyya Parama Mavendra sebagai upaya mendorong generasi muda berperan aktif dalam mengembangkan potensi wisata dan menjaga warisan budaya daerah.


Sementara itu, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VIII Banten, Swedhi Hananta, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, grand final bukan akhir, melainkan awal bagi para peserta untuk terus bergerak mempromosikan.


"Termasuk melestarikan kekayaan budaya serta pariwisata Banten," pungkasnya.


(Adv).