BREAKING NEWS
Pemerintahan

Pemerintahan

pemerintahan/block-3

Politik

politik/block-1

Hukum

Hukum/block-3

Pendidikan

Pendidikan/block-6

Berita Pilihan

pemerintahan/block-3

Peristiwa

pemerintahan/block-2

Berita HOT

pemerintahan/block-3

Latest Sport News

Yourlabel/block-4

Latest Articles

JAM Street Hadir di Banten, Siap Dukung UMKM dan Ekonomi Digital Lokal


SERANG – Aplikasi transportasi online dan ekosistem digital karya anak bangsa, JAM Street, mulai memperkuat eksistensinya di Provinsi Banten. 

‎Hal itu ditandai dengan kegiatan konvoi yang diikuti sekitar 200 pengemudi di Kota Serang, sebagai upaya memperkenalkan layanan kepada masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM lokal.

‎Konvoi mengambil rute dari kantor pusat JAM Street menuju Alun-alun Kota Serang, Stadion Maulana Yusuf, Polda Banten, Cipocok Jaya, dan kembali ke titik awal.

‎Head Operasional JAM Street, Evan William, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk deklarasi kepada masyarakat bahwa JAM Street telah hadir dan beroperasi di Kota Serang maupun wilayah Banten.

‎"Kami ingin memberitahukan kepada masyarakat bahwa JAM Street sudah eksis di Kota Serang dan Banten. Konvoi ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan layanan kami secara lebih luas," ujarnya.

‎Ia menjelaskan, aplikasi yang telah beroperasi selama lebih dari tiga bulan itu saat ini memiliki sekitar 12.000 pengguna aktif. Selain itu, JAM Street didukung sekitar 800 pengemudi roda dua dan lebih dari 80 pengemudi mobil.

‎Menurut Evan, JAM Street hadir sebagai aplikasi multifungsi yang tidak hanya menyediakan layanan transportasi daring, tetapi juga berbagai layanan digital lainnya.

‎"Pengguna bisa menjadi pelanggan sekaligus driver. Di dalam aplikasi tersedia layanan transportasi motor dan mobil, layanan warung, kuliner, serta PPOB untuk pembayaran tagihan, pembelian pulsa, dan token listrik," katanya.

‎Untuk menarik minat masyarakat, JAM Street menghadirkan promo tarif khusus sebesar Rp 1 untuk perjalanan hingga empat kilometer.

‎"Dari sisi pengguna, tarifnya hanya Rp1 untuk jarak sampai empat kilometer. Sementara untuk driver, pendapatan tetap diterima secara penuh," kata Evan.

‎Selain itu, JAM Street menerapkan potongan komisi sebesar 5 persen bagi pengemudi. Skema tersebut diklaim lebih ringan dibandingkan sejumlah platform transportasi online lainnya.


Evan menambahkan, perusahaan juga tengah menyiapkan sejumlah pengembangan fitur baru, mulai dari layanan bisnis ke bisnis (B2B), fitur kesehatan berbasis tantangan kebugaran, hingga pengembangan aset digital berbasis kripto yang akan diperkenalkan dalam waktu dekat.

‎Menurut Evan, fitur kesehatan dirancang untuk mendorong masyarakat menjalani pola hidup sehat melalui berbagai tantangan olahraga dan aktivitas kebugaran lainnya.

‎"Pengguna yang berhasil menyelesaikan challenge akan mendapatkan reward. Tujuannya agar masyarakat lebih aktif menjaga kesehatan," ungkapnya.

‎Sementara itu, Direktur Operasional JAM Street, Mochtar Karim Wenno, mengatakan kehadiran platform tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat Banten, khususnya pengemudi, konsumen, dan pelaku UMKM.

‎"JAM Street lahir dari Banten untuk Indonesia. Kami ingin menghadirkan perubahan yang bermanfaat bagi masyarakat dan menciptakan ekosistem digital yang saling menguntungkan," katanya.

‎Ia berharap keberadaan JAM Street dapat membuka peluang ekonomi baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan para mitra pengemudi.

‎Sementara salah seorang pengemudi JAM Street, Ida Farida, mengaku tertarik bergabung karena potongan komisi yang dinilai lebih kecil dibandingkan platform lain.

‎"Potongannya hanya 5 persen. Itu sangat berpengaruh terhadap pendapatan kami sebagai driver," ujarnya.

‎Menurutnya, selain komisi yang lebih ringan, JAM Street juga menawarkan berbagai program bonus dan insentif yang menguntungkan mitra pengemudi.

‎"JAM Street sangat memanusiakan driver. Harapan kami aplikasi ini bisa terus berkembang di Banten karena benar-benar membantu meningkatkan kesejahteraan pengemudi," katanya.

‎Sebagai informasi, JAM Street merupakan ekosistem digital yang mengintegrasikan berbagai layanan dalam satu aplikasi, mulai dari transportasi, pesan-antar makanan, belanja kebutuhan harian, layanan kurir, hingga pembayaran digital.

‎Platform tersebut hadir sebagai penghubung antara masyarakat, pelaku UMKM, dan pengemudi dengan mengedepankan transaksi digital yang aman, mudah, dan transparan. (ADV).

Soroti Ucapan Najib Hamas KaitkanSoroti Aset dengan Anak Durhaka, Pengamat: Undang-undang Sudah Jelas, Harus Diserahkan

Pengamat Politik Dan Kebijakan Publik Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang, Adib Miftahul.


SERANG – Pengamat politik dan kebijakan publik Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang Adib Miftahul, menilai polemik pelimpahan aset antara Pemerintah Kota Serang dan Pemerintah Kabupaten Serang seharusnya tidak menjadi persoalan yang rumit.


Menurut Adib, aturan mengenai pelimpahan aset daerah hasil pemekaran sudah tersedia dan memiliki landasan hukum yang jelas. 


Karena itu, menurut pria yang juga 

Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) ini penyelesaiannya seharusnya cukup mengacu pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku.


"Kenapa saya katakan paling mudah, ada regulasinya, ada aturannya. Apa yang susah?" kata Adib saat dimintai tanggapan terkait sengketa aset Kota dan Kabupaten Serang, Selasa 2 Juni 2026. 


Ia menilai persoalan tersebut berpotensi menjadi rumit apabila terdapat kepentingan lain di luar ketentuan hukum yang berlaku.


"Kalau susah itu memang ada kekuatan-kekuatan politik di belakang yang membuat itu susah," ujarnya.


Adib membandingkan kasus Serang dengan proses pemekaran daerah lain yang menurutnya dapat diselesaikan tanpa polemik berkepanjangan. 


Ia mencontohkan hubungan antara Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang yang mampu menyelesaikan proses pemisahan aset sesuai aturan.


"Yang sering membuat susah adalah political will, tangan-tangan yang tidak terlihat itu," katanya.


Pernyataan Wakil Bupati Serang Najib Hamas yang mengaitkan polemik aset dengan istilah anak durhaka juga mendapat sorotan dari Adib. 


Menurutnya, persoalan aset merupakan ranah hukum dan administrasi pemerintahan sehingga tidak perlu dikaitkan dengan istilah tersebut.


"Saya pikir tidak etis ya. Nggak ada urusannya. Apa urusannya undang-undang pakai durhaka dan tidak? Aturannya jelas, pakai itu saja," tegasnya.


Adib menilai penyelesaian sengketa aset harus berpegang pada aturan hukum, mengingat aset yang dipersoalkan merupakan aset negara yang pengelolaannya telah diatur melalui regulasi.


"Namanya aset negara. Masa aset negara punya Pemkab Serang tadinya karena sudah pecah harus menjadi aset Kota Serang, ini kan negara, ada aturannya, undang-undangnya jelas," katanya.


Ia mengingatkan bahwa penyelesaian yang tidak sesuai ketentuan hukum justru berpotensi menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.


"Kalau nggak sesuai undang-undang malah bisa jadi temuan, malah menjadi sangkutan hukum," ujarnya.


Terkait Undang-Undang Nomor 117 Tahun 2024 yang menetapkan Ibu Kota Kabupaten Serang berada di Kecamatan Ciruas, Adib menilai ketentuan tersebut semakin memperjelas arah kebijakan pemerintah.


"Ya sudah clear. Undang-undang dibentuk itu kan ada naskah akademiknya dulu, baru ditetapkan jadi undang-undang," katanya.


Menurut Adib, polemik yang terus berulang justru menimbulkan pertanyaan mengenai pihak-pihak yang masih menghambat penyelesaian persoalan tersebut.


"Justru yang menjadi pengkhianat itu orang-orang yang menghalang-halangi ini semua menurut saya," ucapnya.


Ia menduga terdapat kepentingan tertentu yang merasa terusik dengan penyelesaian aset sehingga prosesnya berjalan lambat.


"Kadang-kadang tangan-tangan tak terlihat ini yang terusik dengan kepentingan-kepentingan di belakang. Itu saja," katanya.


Adib berharap seluruh pihak kembali berpegang pada aturan hukum yang berlaku. 


Menurutnya, negara telah memiliki mekanisme dan tahapan yang jelas untuk menyelesaikan persoalan aset antara daerah induk dan daerah hasil pemekaran.


"Kalau mereka masih mau menjadi orang yang dianggap waras, harus sesuai dengan undang-undang. Apalagi mereka berkuasa melalui undang-undang," ujarnya.


Ia menegaskan bahwa polemik aset tidak akan menjadi persoalan rumit apabila seluruh pihak konsisten menjalankan aturan yang telah ditetapkan.


"Karena semuanya ada tahapan, ada aturan yang jelas, clear," pungkasnya.(***)

Jalur Karier ASN Lebih Objektif, Kota Serang Terapkan e-Kinerja Harian

BKPSDM Kota Serang Menggelar Kegiatan Coaching Clinic e-Kinerja Harian Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

SERANG – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang menjadi pemerintah kabupaten/kota pertama di Provinsi Banten yang menerapkan e-Kinerja harian bagi aparatur sipil negara (ASN).


Penerapan sistem tersebut diperkuat melalui kegiatan coaching clinic e-Kinerja harian bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional III Bandung yang digelar BKPSDM Kota Serang.


Kepala BKPSDM Kota Serang, Murni, mengatakan saat ini baru Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kota Serang yang telah menerapkan e-Kinerja harian di wilayah Banten.


“Di Provinsi Banten saat ini baru Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kota Serang yang telah menerapkan e-Kinerja harian,” katanya, Jumat (22/5).


Menurut Murni, penerapan e-Kinerja harian menjadi bagian penting dalam transformasi ASN digital di lingkungan Pemerintah Kota Serang. Seluruh aktivitas kerja ASN nantinya akan tercatat langsung dalam sistem.


Ia menjelaskan, data e-Kinerja harian maupun bulanan akan menjadi dasar dokumentasi dan pendukung administrasi ASN secara digital dan terintegrasi.


Karena itu, BKPSDM Kota Serang menggelar coaching clinic untuk memperkuat pemahaman pegawai terkait implementasi sistem tersebut di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).


“Kami hanya melakukan coaching kepada lima orang per OPD. Nantinya mereka akan menjadi PIC dan menyampaikan kembali materi ini di OPD masing-masing,” ujarnya.


Murni mengungkapkan, berdasarkan hasil evaluasi BKN, masih ditemukan disparitas data kepegawaian, termasuk sekitar 1.500 data Sasaran Kinerja Pegawai (SKP).


Namun, setelah dilakukan penelusuran, persoalan tersebut terjadi karena data yang sudah final belum tersinkronisasi ke Sistem Informasi ASN (SIASN).


Menurutnya, penerapan e-Kinerja harian sebenarnya tidak rumit. ASN hanya perlu menuliskan pekerjaan yang benar-benar dikerjakan lengkap dengan dokumen pendukung atau eviden.


“Prinsipnya sederhana, tulis yang dikerjakan dan kerjakan yang ditulis,” kata Murni.


Ia menilai sistem tersebut akan membuat pola kerja ASN lebih tertata dan transparan. Selain itu, penerapan e-Kinerja juga menjadi bagian dari sistem manajemen talenta ASN yang mulai diterapkan Pemerintah Kota Serang.


Dengan sistem itu, jalur karier ASN dinilai akan lebih objektif karena berbasis capaian kerja dan kompetensi.


“Tidak ada lagi istilah siapa dekat dengan siapa atau siapa berada di belakang siapa. Semua tercatat berdasarkan kinerja dan kompetensi masing-masing,” ujarnya.


Kegiatan coaching clinic dipandu langsung oleh tim BKN Kantor Regional III Bandung dan akan dilanjutkan dengan monitoring di setiap OPD.


Murni meminta peserta memanfaatkan kegiatan tersebut untuk berdiskusi terkait kendala teknis yang dihadapi dalam penerapan e-Kinerja harian.


Ia berharap implementasi sistem digital ASN di Kota Serang dapat berjalan optimal dan meningkatkan profesionalisme pegawai di lingkungan pemerintahan.


Selain itu, BKPSDM Kota Serang bersama BKN juga terus menghadirkan inovasi dan aplikasi pendukung mobilitas ASN secara nasional.


Melalui sistem tersebut, data jabatan, kinerja, hingga tunjangan pegawai nantinya dapat diakses secara transparan dan terintegrasi di seluruh Indonesia. (ADV).

Momentum Idul Adha 1447 H. 144 Hewan Kurban Polda Banten Disalurkan untuk Masyarakat

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Hadiri Prosesi Penyembelihan Hewan Kurban Yang Berlangsung Di Lapangan Tembak Polda Banten.


Serang – Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyerahkan sekaligus menghadiri prosesi penyembelihan hewan kurban yang berlangsung di Lapangan Tembak Polda Banten pada Rabu (27/05).


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Banten Brigen Pol Hendra Wirawan, Ketua Bhayangkari Daerah Banten beserta pengurus Bhayangkari Daerah Banten, serta para Pejabat Utama Polda Banten.


Pada pelaksanaan kurban tahun ini, Polda Banten menerima sebanyak 144 ekor hewan kurban yang terdiri dari 129 ekor sapi dan 15 ekor kambing. Dari jumlah tersebut, sebanyak 108 ekor sapi dan 2 ekor kambing telah didistribusikan untuk masyarakat dan pihak yang membutuhkan.


Dalam sambutannya, Kapolda Banten menyampaikan bahwa Hari Raya Iduladha mengandung nilai-nilai kehidupan yang sangat penting, mulai dari keimanan, ketakwaan, keikhlasan, rela berkorban hingga kepedulian sosial terhadap sesama.


“Keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS menjadi pelajaran berharga bagi kita semua tentang arti ketaatan kepada Allah SWT serta keikhlasan dalam menjalankan pengabdian,” ujar Kapolda Banten.


Dengan mengusung tema “Idul Adha Meningkatkan Iman, Takwa, Rela Berkorban, Dan Kepedulian Sosial Personel Polri,” Kapolda berharap kegiatan tersebut mampu memperkuat semangat kebersamaan serta jiwa pengabdian seluruh personel Polri, khususnya Polda Banten dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


“Sebagai anggota Polri, kita tidak hanya dituntut profesional dalam melaksanakan tugas penegakan hukum dan menjaga keamanan, tetapi juga harus memiliki kepedulian sosial, empati, serta kepekaan terhadap kondisi masyarakat di sekitar kita. Nilai-nilai kurban inilah yang menjadi pengingat agar Polri selalu hadir dengan sikap yang humanis, tulus, dan penuh rasa kemanusiaan,” lanjutnya.


Kapolda Banten menjelaskan bahwa seluruh hewan kurban tersebut merupakan bentuk partisipasi dan kebersamaan dari para Pejabat Utama dan personel Polda Banten serta instansi terkait. Nantinya, daging kurban akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk keluarga besar Polri, fakir miskin, yatim piatu, dan masyarakat sekitar yang kurang mampu.


“Saya berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan semangat berbagi, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan rasa kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. Karena pada hakikatnya, sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya,” ungkapnya.


Diakhir sambutannya, Kapolda Banten menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan personel yang telah bekerja dengan penuh dedikasi sehingga kegiatan penyembelihan hewan kurban dapat terlaksana dengan baik.


“Semoga seluruh amal ibadah dan pengorbanan yang dilakukan menjadi ladang pahala dan mendapat ridha dari Allah SWT. Mari kita terus menanamkan nilai-nilai keikhlasan, pengabdian, dan semangat kebersamaan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga Polri senantiasa hadir sebagai institusi yang dipercaya, dicintai, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Kapolda Banten. (Bidhumas).


(RED).

Terima Audiensi Guru Agama, Tinawati Dorong Penguatan Pendidikan Karakter Anak Usia Dini

Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Banten Tinawati Andra Soni, Menerima Kunjungan Audiensi Forum Komunikasi Guru Pendidikan Agama Islam Taman Kanak-Kanak (FKGPAI-TK) Provinsi Banten.


Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Banten Tinawati Andra Soni menerima audiensi Forum Komunikasi Guru Pendidikan Agama Islam Taman Kanak-kanak (FKGPAI-TK) Provinsi Banten bertempat di gedung PKK Provinsi Banten, Kawasan Pusat Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang. Selasa (26/5/2026). Pertemuan tersebut membahas rencana penguatan pendidikan karakter anak prasekolah. 


"Tujuan hari ini terkait bagaimana kita bersilaturahmi, kemudian menyampaikan bagaimana guru pendidikan agama dapat bersama-sama memajukan pendidikan prasekolah," kata Tinawati. 

 

Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus diskusi mengenai upaya bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan prasekolah, khususnya melalui penguatan peran guru pendidikan agama Islam. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menurutnya terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai elemen pendidikan, termasuk FKGPAI-TK dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini.


“Tadi juga sudah disampaikan, nanti secara teknis baru kita lihat kembali bagaimana aturan dan regulasinya," ujarnya. 


Sementara itu, Ketua FKGPAI-TK Provinsi Banten Muzayanah menyampaikan apresiasi atas sambutan dan dukungan yang diberikan Bunda PAUD Tinawati Andra Soni terhadap para guru pendidikan agama Islam tingkat taman kanak-kanak. Ia berharap ada kolaborasi yang mendorong peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini, khususnya dalam pembentukan karakter anak sejak dini.


"Mudah-mudahan pendidikan anak usia dini yang ada di Provinsi Banten ini lebih baik lagi, lebih maju lagi," katanya. (Red).

Hewan Kurban Presiden Prabowo dan Gubernur Andra Soni Disambut Antusias Warga Kreo Tangerang

Gubernur Banten, Andra Soni Menyerahkan Hewan Kurban Bantuan Presiden Prabowo Subianto, Kepada Masyarakat Di Masjid Al Mubarok Kreo, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang.


Gubernur Banten Andra Soni menyerahkan hewan kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto usai melaksanakan salat ied Idul Adha di Masjid Al Mubarok Kreo, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Rabu (27/5/2026). Andra Soni berpesan agar bantuan tersebut dikelola secara baik dan didistribusikan kepada masyarakat.


Bantuan hewan kurban berupa sapi dengan berat sekitar 1,2 ton. Bantuan tersebut diserahkan kepada Mahfud selaku Ketua DKM Masjid Al Mubarok. Andra Soni juga berpesan kepada DKM Masjid Al Mubarok untuk mendistribusikan daging kurban dari Presiden Prabowo kepada masyarakat dengan baik.


“Saya sampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo yang sudah memberikan bantuan hewan kurban sapi kepada masyarakat Banten,” ungkap Andra Soni.


Camat Larangan Kota Tangerang Nasrullah menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo dan Gubernur Banten Andra Soni atas bantuannya untuk masyarakat. Nasrullah berjanji akan melaksanakan amanat sebaik-baiknya dengan mendistribusikan daging kurban kepada masyarakat.


Masyarakat Kreo juga menyambut gembira adanya bantuan hewan kurban yang disalurkan kepada masyarakat. “Alhamdulillah. Senang, gembira,” kata warga bernama Purwanti (42).


Menurutnya, bantuan pesiden dan gubernur tersebut menambah volume daging kurban di masyarakat. Tambahan hewan kurban akan menambah daya jangkau distribusi daging kurban kepada kaum duafa.


“Akan semakin banyak masyarakat yang menikmati daging kurban. Semoga berkah, semoga makin sukses untuk Pak Prabowo dan Pak Gubernur Andra Soni,” katanya. (Red).

Semarak HUT Bhayangkara ke-80, Polda Banten Gelar Turnamen Tenis Perkuat Soliditas Antar Instansi

Polda Banten Menggelar Turnamen Tenis, Dalam Rangka Menyambut Hari Bhayangkara Ke-80, Yang Diikuti 160 Peserta.

Serang – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Polda Banten menggelar Turnamen Tenis Lapangan yang berlangsung di Lapangan UH Tennis Center, Jalan Miyabon, Lingkungan Cibebek, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang pada Jumat (22/05). Kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi, membangun sportivitas, serta memperkuat sinergitas antara TNI-Polri, Pemerintah Daerah, komunitas olahraga, dan seluruh elemen masyarakat di Provinsi Banten.


Kegiatan pembukaan turnamen dihadiri langsung Gubernur Banten Andra Soni, bersama Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim, Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, jajaran pejabat utama Polda Banten, unsur Forkopimda, KONI Provinsi Banten, Ketua Umum PELTI Provinsi Banten Novriadi Purwansyah, serta ratusan peserta dari berbagai instansi di wilayah Banten. Sebanyak 160 peserta turut ambil bagian dalam turnamen yang akan berlangsung mulai 22 hingga 26 Mei 2026.


Ketua Umum PELTI Provinsi Banten Novriadi Purwansyah menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Banten beserta jajaran atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik. “Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang olahraga dan kompetisi, namun juga menjadi wadah untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan sportivitas, serta membangun semangat persaudaraan dan soliditas antar instansi di wilayah Provinsi Banten,” ujarnya.


Novriadi juga menambahkan bahwa melalui kegiatan olahraga bersama seperti ini diharapkan hubungan kelembagaan dan komunikasi antar instansi semakin kuat sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada masyarakat secara optimal.


Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni dalam mengatakan bahwa tenis lapangan bukan sekadar olahraga, namun juga sarana membangun disiplin, sportivitas, dan kebersamaan. “Saya menilai bahwa tenis lapangan bukan hanya sekadar olahraga, namun juga menjadi sarana yang mampu menyatukan semangat disiplin, sportivitas, kebersamaan, dan soliditas antar peserta. Melalui olahraga, kita dapat membangun komunikasi yang baik serta memperkuat hubungan antar instansi,” kata Andra Soni.


Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolda Banten atas dukungannya terhadap perkembangan olahraga tenis di Provinsi Banten. “Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kapolda Banten yang telah memberikan dukungan besar terhadap pengembangan olahraga tenis di Provinsi Banten. Bahkan saya menilai beliau sangat layak disebut sebagai ‘Bapak Tenis Provinsi Banten’ karena kepedulian dan dedikasinya dalam memajukan olahraga tenis di daerah ini,” ungkapnya.


Di kesempatan yang sama, Kapolda Banten menegaskan bahwa turnamen tenis lapangan merupakan bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya bertujuan memeriahkan hari jadi Polri, namun juga memperkuat sinergitas dan kebersamaan lintas sektor.


“Pelaksanaan turnamen tenis lapangan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya bertujuan untuk memeriahkan hari jadi Polri, namun juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan soliditas, serta memperkuat sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, komunitas olahraga, dan seluruh elemen masyarakat di Provinsi Banten,” ujar Kapolda Banten.


Kapolda Banten juga menekankan bahwa olahraga memiliki nilai strategis dalam membangun karakter dan semangat juang. “Olahraga tenis lapangan bukan hanya sekadar ajang kompetisi, namun juga memiliki nilai strategis dalam membangun karakter, kedisiplinan, sportivitas, semangat juang, dan kerja sama yang baik. Saya berharap kegiatan ini mampu memperkuat kebersamaan dan mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Provinsi Banten,” lanjutnya.


Melalui turnamen ini, seluruh peserta diharapkan dapat menjunjung tinggi semangat fair play serta menjadikan kompetisi sebagai sarana mempererat persaudaraan dan solidaritas antar instansi. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud nyata sinergitas dalam menjaga kondusivitas wilayah Provinsi Banten. (Bidhumas).


(Red).