Pemerintahan
pemerintahan/block-3
| Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, Memberikan Sambutan Pada Kegiatan Lebaran 1.000 Yatim Dan Duafa Bersama BAZNAS Provinsi Banten, Di Masjid Ats Tsauroh, Kota Serang. |
Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengajak seluruh masyarakat Banten untuk memuliakan anak-anak yatim. Menurut Dimyati, memuliakan anak-anak yatim merupakan anjuran dari Rasulullah yang jaminannya adalah surga.
Hal itu dikatakan Dimyati di sela-sela kegiatan Lebaran 1.000 Yatim dan Duafa bersama BAZNAS Provinsi Banten yang dilaksanakan di Masjid Agung Ats Tsauroh, Kota Serang, Kamis (2/7/2026). Hadir dalam kesempatan itu Ketua BAZNAS Provinsi Banten Wawan Wahyudin yang didampingi Wakil Ketua II Fery Hasanudin.
Dimyati menjelaskan, hakikatnya dari sekian harta yang kita miliki ada hak bagi anak-anak yatim dan duafa. Oleh karena itu, sudah selayaknya kita sebagai umat muslim yang taat untuk menyalurkan sebagian dari harta yang dimiliki kepada mereka, salah satunya melalui pembayaran zakat ke BAZNAS.
“Kenapa harus ke BAZNAS? Karena pasti akan tepat sasaran dan tepat guna. Semuanya mendapatkan secara adil dan merata. Kalau sendiri-sendiri bisa saja ada tumpang tindih,” katanya.
Selain itu, zakat juga merupakan tabungan kita di akhirat nanti. Berbeda dengan tabungan di dunia yang sifatnya sementara, tabungan akhirat akan selamanya kita rasakan karena sifatnya abadi.
“Ada tiga amalan yang akan terus mengalir kepada kita ketika sudah meninggal, pertama ilmu yang bermanfaat, doa dari anak saleh dan amal jariyah. Poin ketiga inilah yang sekarang sedang kita laksanakan,” ujarnya.
Di momen ini, Dimyati mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh BAZNAS Banten. Hal ini membuktikan jika ZIS yang kita titipkan di Baznas benar-benar disalurkan kepada mereka yang berkah menerima.
“Dan saya minta membantu anak-anak yatim dan duafa itu bisa dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya di momen-momen seperti ini saja,” ujarnya.
Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Banten Fery Hasanudin menambahkan, sesuai dengan tema dari program ini, BAZNAS Provinsi Banten memberikan bantuan kepada 1.000 anak yatim dan duafa yang berasal dari delapan kabupaten dan kota.
Adapun bantuan yang diberikan berupa uang tunai, makanan serta satu paket Alat Tulis Kantor (ATK) berikut dengan tasnya, termasuk juga bantuan Al-Qur'an. "Bantuan juga diberikan kepada para pendamping dari masing-masing daerah," katanya.
Menurut Fery, kegiatan Lebaran anak yatim dan duafa dilaksanakan dalam rangka memaksimalkan momentum tanggal 10 Muharam atau yang dikenal dengan Hari Asyura, di mana sangat identik dengan tradisi menyantuni anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dan kasih sayang.
“Selain dianjurkan puasa sunah, di tanggal itu juga kita dianjurkan untuk menyantuni anak yatim,” katanya. (Red).
| CEO Gathering Dan Economy Outlook Bersama Gubernur Banten Dan Rakerkonprov DPP APINDO Banten 2026, Di PT. Adis Dimension Footwear, Balaraja, Kabupaten Tangerang, Kamis (02/07/2026). |
Gubernur Banten menegaskan Pemerintah Provinsi Banten komitmen menciptakan iklim usaha yang baik. Melalui Banten Melayani, bermitra dengan investor atau pengusaha yang telah berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten.
“Pemprov Banten sesuai komitmennya, Banten Melayani, kita akan menjadi bagian atau mitra investor dan pengusaha yang selama ini telah berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan menyediakan lapangan pekerjaan,” tegas Andra Soni usai menghadiri CEO Gathering dan Economy Outlook Bersama Gubernur Banten dan Rakerkonprov DPP APINDO Banten 2026 di PT Adis Dimension Footwear Balaraja, Kabupaten Tangerang, Kamis (2/7/2026).
“Alhamdulillah hari ini bersama Pengurus Dewan Pimpinan Provinsi Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Banten hadir dalam Rapat Kerja dan Konsultasi Apindo. Tadi juga melakukan dialog bersama dengan para pengusaha terkait outlook perekonomian Provinsi Banten tahun 2026 dan 2027 ke depan,” tambahnya.
Menurut Andra Soni, anggota APINDO merupakan para pelaku ekonomi sektor riil. “Selama ini berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten dan menyediakan lapangan pekerjaan,” ucapnya.
“Saya melihat optimisme anggota APINDO terlihat dukungan yang dilakukan kepada pemerintah melalui APINDO Daya,” tambahnya.
Andra Soni mengungkapkan, ada tiga program APINDO Daya dalam memberikan dukungan kepada pemerintah. Pertama pendidikan vokasi. APINDO akan membentuk lembaga pendidikan vokasi di Provinsi Banten bekerjasama dengan kawasan industri. “Menampung anak-anak kita untuk mendapatkan pendidikan vokasi atau keterampilan yang siap bekerja di industri,” jelasnya.
“Kedua adalah affiliator. Mengajarkan atau mendidik anak-anak Banten untuk melek digital. Salah satunya menjadi marketing, pemasaran digital. Dan ketiga bina desa,” tambah Andra Soni
“Terima kasih atas dukungan para pelaku usaha yang selama ini menjadi bagian penting perekonomian daerah,” tambahnya.
Masih menurut Andra Soni, seorang pengusaha akan selalu mencari jalan dan selalu optimis. Dirinya juga meyakini para pengusaha Banten adalah pengusaha-pengusaha tangguh. “Pengusaha-pengusaha patriot. Pemprov Banten berkomitmen menciptakan iklim usaha yang baik,” ucap Andra Soni kembali menegaskan.
Dalam sambutannya, Ketua DPN APINDO Shinta Widjaja Kamdani menyampaikan, DPP APINDO Banten adalah DPP APINDO besar. “Banten itu sangat besar. Perusahaannya besar-besar, banyak pekerjanya. Tentunya banten harus lebih maju lagi,” ucapnya.
Dikatakan, Rakerkonprov DPP APINDO Banten merupakan forum strategis untuk merumuskan arah kebijakan, menyelaraskan program kerja, serta memperkuat peran dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kita membangun kesepahaman antara pelaku usaha, pemerintah, dan pemangku kepentingan,” ungkap Shinta.
Menurut Shinta, memasuki tahun 2026, ketidakpastian perekonomian global semakin meningkat. “Tekanan global saat ini mulai meningkatkan biaya produksi dan menekan biaya hidup masyarakat. Biaya logistik, biaya energi, dan biaya tenaga kerja meningkat,” ucapnya.
Menurutnya, dibutuhkan dukungan iklim usaha yang baik untuk meningkatkan daya saing. Wilayah Provinsi Banten tumbuh menjadi kawasan-kawasan industri strategis. Pusat aktivitas manufaktur mulai industri baja, petrokimia, otomotif, elektronik, hingga industri pangan. “Provinsi Banten juga dianugerahi kekayaan alam yang luar biasa” ucapnya.
“Saya yakin Pak Gubernur selama ini sudah membantu dengan berbagai kebijakan pembangunan ekosistem. Tapi tentunya Pemerintah Pusat juga sangat dibutuhkan,” tambah Shinta.
Keunggulan Provinsi Banten, menurut Shinta, didukung oleh jumlah penduduknya nomor lima terbesar di Indonesia. Kontribusi PDRB Provinsi Banten terhadap nasional pada tahun 2025 di posisi ketujuh. “Kontribusi sektor industri pengolahan mencapai 30 persen,” ucapnya.
Hal senada juga diungkap oleh Ketua DPP APINDO Banten Tomy Rachmatullah. Tahun 2026, tahun tidak mudah. “Tantangan kondisi global, energi, dan perlambatan ekonomi dunia,” ucapnya.
“Bagaimana kita menjaga keberlangsungan usaha tanpa menghilangkan daya saing, tetap bertumbuh, dan tetap menjaga tenaga kerja sebagai aset usaha,” tambahnya.
Sejarah menunjukkan, lanjut Tomy optimis, para pengusaha Indonesia memiliki kemampuan untuk menghadapi tantangan-tangan itu. Ketiadakpastian semakin memperkuat para pengusaha untuk berkolaborasi dan bersinergi.
“Kita harus adaptif terhadap perubahan tetapi harus kokoh pada prinsip dan tujuan,” tegas Tomy.
Sebagai informasi, CEO Gathering dan Economy Outlook Bersama Gubernur Banten dan Rakerkonprov DPP APINDO Banten 2026 mengusung tema Memperkuat daya saing Provinsi Banten melalui sinergi investasi, SDM, dan transformasi berkelanjutan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dalam kegiatan itu juga ditandatangani Perjanjian kerjasama antara APINDO Daya dengan PT Kawasan Industri Modern untuk pengadaan lahan sekolah vokasi. (Red).
| Bunda Literasi Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, Hadiri Pembukaan Capacity Building Pustakawan Se-Banten, Di Hotel Novotel BSD Kabupaten Tangerang, Senin (29/06/2026). |
Bunda Literasi Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mengajak seluruh pemangku kepentingan bersinergi meningkat budaya baca (literasi) masyarakat. Literasi harus menjadi gerakan masyarakat dan ditanamkan sejak dini. Demikian disampaikan Tinawati Andra Soni usai menjadi keynote speaker dan membuka Capacity Building Pustakawan se-Banten di Hotel Novotel BSD Kabupaten Tangerang, Senin (29/6/2026).
Tinawati mengatakan, perpustakaan bukan lagi sekedar tempat menyimpan buku. Perpustakaan telah menjadi ruang belajar, ruang berkarya, ruang berkolaborasi, bahkan ruang tumbuhnya inovasi. Untuk itu, Tinawati mengajak semua pihak bersinergi membangun perpustakaan untuk menumbuhkan literasi dalam masyarakat. "Menumbuhkan minat-minat baca sejak dini, terutama dalam keluarga," katanya.
Tinawati juga mendorong, pustakawan terus bertransformasi menjadi pembelajar sepanjang hayat, fasilitator pengetahuan, sekaligus inspirator bagi masyarakat. "Pustakawan dituntut meningkatkan kapasitas dirinya dalam memberikan layanan kepada masyarakat," tuturnya.
Kepala Divisi Sistem Pembelajaran dan Perpustakaan Bank Indonesia (BI) Institut Senorita Pritaningrum mengatakan, perkembangan teknologi digital yang cepat menuntut peningkatan kapabilitas pustakawan. "Kami menyadari bahwa di era disrupsi digital saat ini, perpustakaan tidak lagi hanya sekadar menjadi ruang koleksi buku atau tempat membaca yang nyaman yang harus kita siapkan, tapi juga dituntut untuk bisa bertransformasi menjadi pusat pembelajaran, inovasi, dan juga sumber ilmu pengetahuan yang mengikuti perkembangan zaman dan kemajuan teknologi," katanya.
Dan kemudian, lanjut Senorita, meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap akses informasi yang cepat dan akurat. "Capacity building mengintegrasikan pengetahuan mengenai teknologi artificial intelligence," tandasnya.
Namun tentunya secanggih apapun teknologi, faktor manusia tetaplah menjadi yang utama. "Itulah mengapa penguatan growth mindset menjadi krusial. Kita membutuhkan para pustakawan yang tidak hanya ahli dalam mengelola sistem, tapi juga memiliki mentalitas yang terbuka terhadap perubahan, kreatif dalam memecahkan masalah, dan memiliki semangat untuk bisa terus belajar," kata Senorita.
Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten Rawindra Ardiansyah menjelaskan, Capacity Building Pustakawan berlangsung selama dua hari, 29 - 30 Juni 2026 dengan menggunakan sistem hybrid, online dan offline. Pesertanya berasal dari seluruh instansi perpustakaan di Provinsi Banten. Tujuannya, meningkatkan kompetensi pustakawan.
"Kemajuan teknologi seperti AI atau Artificial Intelligence itu sudah harus kita manfaatkan untuk kita bisa lebih meningkatkan kualitas pelayanan kita, kemudian juga akses informasinya. Kemudian, kita ciptakan layanan-layanan perpustakaan yang lebih inovatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat," kata Rawindra. (Red).
| Gubernur Banten Andra Soni, Melakukan Peninjauan PT. Charoen Pokphand Indonesia (CPI) Feedmill Balaraja, Kabupaten Tangerang, Senin (29/06/2026). |
Gubernur Andra Soni memperkuat sinergi dengan industri untuk menumbuhkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengembangan sektor peternakan. Masyarakat diharapkan mampu mengembangkan usaha sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Komitmen tersebut ditegaskan Andra Soni saat melakukan kunjungan kerja ke PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI) Feedmill Balaraja, Kabupaten Tangerang, Senin (29/6/2026). Ia bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Banten meninjau langsung tahapan proses produksi pakan ternak. Peninjauan diawali dengan lokasi safety induction, dilanjutkan ke lokasi sampling bahan baku, discipline area sebagai pusat pengendalian proses produksi, hingga area finished product sebelum didistribusikan ke berbagai daerah.
Andra Soni mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemprov Banten mempelajari ekosistem industri peternakan yang telah terbangun secara terintegrasi. Menurutnya, pengalaman dan praktik baik dari dunia industri dapat menjadi referensi dalam menyusun program pemberdayaan masyarakat yang lebih efektif.
“Kami ingin menumbuhkan jiwa entrepreneur masyarakat, khususnya kelompok keluarga kurang mampu, agar bisa keluar dari kemiskinan melalui usaha peternakan,” ujar Andra Soni.
Ia menjelaskan, Provinsi Banten memiliki potensi besar untuk mengembangkan sektor peternakan karena didukung sedikitnya 14 pabrik pakan ternak yang menjadi bagian penting dalam rantai pasok industri perunggasan nasional. Keberadaan industri tersebut tidak hanya mendukung program ketahanan pangan, tetapi juga menggerakkan berbagai sektor ekonomi, mulai dari petani jagung, petani padi sebagai pemasok dedak, hingga peternak unggas.
Menurutnya, potensi tersebut harus dimanfaatkan melalui kemitraan yang saling menguntungkan antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
“Harusnya warga Banten tidak boleh gagal beternak. Ahlinya ada di sini, pakannya diproduksi di sini, bahkan pasarnya juga sudah tersedia. Tinggal bagaimana kita membangun kolaborasi agar masyarakat bisa ikut tumbuh bersama industri,” katanya.
Ia menegaskan, Pemprov Banten tengah merancang program pemberdayaan masyarakat yang tidak lagi berorientasi pada bantuan sosial semata, melainkan mendorong lahirnya pelaku usaha baru di sektor peternakan. Melalui pola kemitraan, masyarakat akan memperoleh pendampingan, akses bibit ayam (day old chick/DOC), pakan, hingga kepastian pasar sehingga usaha yang dijalankan dapat berkembang secara berkelanjutan.
Selain itu, Andra Soni mengajak seluruh pelaku industri untuk membangun komunikasi dengan pemerintah daerah. Menurutnya, pemerintah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik guna menciptakan iklim investasi yang kondusif sekaligus memperluas manfaat industri bagi masyarakat.
“Kalau ada kendala pelayanan dari pemerintah, jangan ragu untuk menyampaikan kepada kami. Kami ingin industri terus berkembang karena industri merupakan salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Pimpinan PT Charoen Pokphand Indonesia Feedmill Balaraja Suparman menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gubernur Andra Soni beserta jajaran. Ia menjelaskan pabrik Balaraja mulai dibangun pada 1992 dan beroperasi sejak 1994. Selama lebih dari tiga dekade beroperasi, perusahaan terus berkembang dengan dukungan Pemerintah Provinsi Banten.
Menurut Suparman, Provinsi Banten menjadi salah satu wilayah strategis bagi perusahaan karena memiliki rantai industri perunggasan yang lengkap, mulai dari pembibitan (breeding farm), produksi DOC, pabrik pakan ternak, budidaya ayam, rumah potong hewan unggas (RPHU), hingga industri makanan olahan yang seluruhnya berada di wilayah Banten.
“Banten merupakan daerah yang paling lengkap bagi kami. Rantai industri kami sudah terintegrasi dari hulu hingga hilir sehingga siap mendukung pengembangan sektor peternakan di daerah,” ujarnya.
Plt. Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Nasir, mengatakan kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha diharapkan mampu memperkuat program pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi petani dan peternak. Melalui kemitraan tersebut, kebutuhan bahan baku industri seperti jagung dan dedak diharapkan semakin banyak dipenuhi oleh petani lokal.
Selain memperkuat sektor hulu, program tersebut juga diarahkan untuk mengembangkan peternakan ayam petelur berbasis kemitraan sehingga masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi memperoleh pendampingan usaha secara berkelanjutan.
“Ke depan kami ingin membangun pola pemberdayaan bersama dunia usaha sehingga masyarakat benar-benar dibina. Harapannya, tingkat keberhasilan program semakin tinggi dan manfaatnya dapat dirasakan secara luas,” kata Nasir. (RED).
TANGERANG – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka secara resmi kegiatan Bakti Sosial Kesehatan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Pusat Rehabilitasi Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Pusrehabkkeshan Kemhan RI) yang digelar di Pos AL Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Sabtu (27/6/2026).
Dalam sambutannya, Wabup Intan menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertahanan RI melalui Pusrehabkkeshan yang telah memilih Kabupaten Tangerang sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, bakti sosial tersebut merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah pusat, TNI, dan pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Pertahanan RI melalui Pusrehabkkeshan yang telah memilih wilayah Kabupaten Tangerang sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan bakti sosial ini yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat sebagai bentuk nyata pengabdian kepada bangsa dan negara, sekaligus wujud sinergi yang baik antara pemerintah pusat, TNI, dan Pemerintah Daerah," ujar Wabup Intan.
Berbagai rangkaian kegiatan turut dilaksanakan, mulai dari pelayanan kesehatan, khitanan massal, pemberian bantuan sosial, penanaman mangrove hingga aksi kebersihan lingkungan. Wabup Intan mengatakan, kegiatan bakti sosial juga memiliki nilai strategis karena tidak hanya memberikan layanan kesehatan, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kebersamaan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa rangkaian kegiatan ini sangat selaras dengan visi Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing. Menurutnya, kegiatan penanaman mangrove dan pembersihan pantai memiliki nilai strategis sebagai investasi jangka panjang bagi keberlangsungan ekosistem di kawasan pesisir.
"Penanaman mangrove dan kegiatan kebersihan pantai ini memiliki arti penting. Selain menjaga kelestarian lingkungan, langkah tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk melindungi wilayah pantai dari abrasi sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem pesisir bagi generasi mendatang," tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan juga mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia dengan sebaik-baiknya. Ia menekankan pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat agar tercipta keluarga yang produktif dan sejahtera.
Ia berharap, melalui momentum HUT ke-58 ini, kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dunia kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus diperkuat. Ia meyakini bahwa tantangan pembangunan di bidang kesehatan tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kerja sama dan kepedulian bersama.
"Mari kita jadikan kegiatan bakti sosial ini sebagai pengingat, bahwa pembangunan yang terbaik adalah pembangunan yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Ketika kepedulian sosial, pelayanan kesehatan, dan pelestarian lingkungan berjalan beriringan, maka kita sedang mewariskan masa depan yang lebih baik bagi generasi Kabupaten Tangerang dan untuk Indonesia," tutupnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Pusat Rehabilitasi Kesehatan Kementerian Pertahanan RI, Brigjen TNI dr. Sunaryo Kusumo, menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Tangerang atas dukungan dan izin pelaksanaan Bakti Sosial Kesehatan HUT ke-58 Pusrehabkkeshan Kemhan RI. Ia mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan layanan Pusrehabkkeshan kepada masyarakat pesisir, sekaligus memperluas jangkauan pengabdian.
"Melalui momentum HUT ke-58 ini, kami ingin lebih memperkenalkan Pusrehabkkeshan kepada masyarakat. Selama ini kegiatan kami lebih banyak di daerah pegunungan, sedangkan tahun ini kami mulai menjangkau kawasan pesisir agar masyarakat Kabupaten Tangerang semakin mengenal layanan rehabilitasi yang kami miliki," ujarnya.
Ia menjelaskan, Pusrehabkkeshan Kemhan RI tidak hanya memberikan layanan rehabilitasi bagi prajurit TNI dan PNS Kementerian Pertahanan, tetapi kini juga melayani masyarakat umum, khususnya penyandang disabilitas. Selain itu, Pusrehabkkeshan juga memberikan pembinaan mental, rehabilitasi sosial, serta pelatihan keterampilan agar penyandang disabilitas lebih mandiri.
Menurutnya, kegiatan bakti sosial, penanaman mangrove, dan aksi bersih pantai juga diharapkan mampu menumbuhkan budaya hidup sehat dan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan pesisir.
"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Penanaman mangrove dan gerakan menjaga kebersihan pantai harus menjadi budaya bersama, karena kebersihan lingkungan merupakan fondasi utama kesehatan. Dengan begitu, masyarakat Tanjung Pasir dapat terus menjaga lingkungan pesisir tetap bersih, sehat, dan lestari," tutupnya.
Ketua Panitia, Kolonel Senohadi, menjelaskan bahwa bakti sosial yang digelar mencakup berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dan pelestarian lingkungan. Kegiatan tersebut meliputi pengecatan masjid, pelayanan pengobatan umum, pemeriksaan gigi dan mata, pemberian kacamata gratis bagi warga berusia di atas 40 tahun, penyaluran 100 paket alat tulis bagi siswa Rumah Kita, pembagian sekitar 500 paket sembako, penanaman sekitar 1.000 bibit mangrove, serta aksi bersih-bersih pantai. (Zik/Red)
| Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan, Bambang Noertjhjo. |
TANGSEL – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) kembali menyiapkan bantuan pendidikan bagi calon peserta didik yang tidak diterima di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) dan melanjutkan pendidikan di SMP swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027.
Program bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkot Tangsel dalam mendukung program wajib belajar sekaligus memastikan seluruh anak usia sekolah tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak di tengah keterbatasan daya tampung SMP negeri.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan, Bambang Noertjahjo, mengatakan bantuan satuan pendidikan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam mendukung keberlangsungan pendidikan peserta didik.
"Kami, Pemerintah Kota Tangsel, sudah menyiapkan bantuan pendidikan yang dapat dimanfaatkan oleh para calon siswa yang tidak terdaftar di SMP negeri, dengan nilai Rp1,8 juta per siswa di sekolah yang sudah berafiliasi dengan Dinas Pendidikan," kata Bambang pada Rabu (24/6/2026).
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Tangerang Selatan, Deden Deni, menjelaskan bahwa kuota bantuan pendidikan tahun ini diprioritaskan bagi peserta didik yang tidak diterima dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP negeri.
"Tahun ini kuota bantuan pendidikan akan diberikan kepada peserta didik di 94 sekolah swasta," kata Deden.
Deden menerangkan, bantuan biaya pendidikan tersebut merupakan upaya Pemkot Tangsel untuk membantu dan menstimulus generasi muda di Kota Tangsel agar tetap semangat melanjutkan pendidikan di jenjang SMP.
"Bantuan yang diberikan Rp1,8 juta untuk setiap siswa. Ini untuk membantu meringankan beban biaya orang tua agar anaknya tetap menempuh pendidikan di jenjang SMP dan pemerintah kota hadir mendukung wajib belajar anak sesuai dengan masa pendidikannya," terang Deden.
Ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi agar peserta didik mendapatkan bantuan pendidikan, yakni:
a. Warga Kota Tangerang Selatan yang dibuktikan dengan kartu keluarga atau kartu identitas anak.
c. Terdaftar pada Dapodik Satuan Pendidikan.
d. Memiliki nomor rekening bank atas nama penerima.
e. Bersekolah pada Satuan Pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat yang berada di wilayah daerah.
f. Melampirkan fotokopi bukti pendaftaran SPMB SMP negeri tahun berjalan.
Mekanisme Pemberian Bantuan
1. Pihak satuan pendidikan mengusulkan calon penerima Bantuan Biaya Pendidikan sesuai persyaratan.
2. Dikbud Kota Tangsel melakukan verifikasi melalui tim verifikasi.
3. Hasil verifikasi disampaikan kepada satuan pendidikan pengusul dan ditetapkan melalui keputusan Kepala Dikbud Kota Tangsel.
Daftar 94 SMP Swasta Penerima Bantuan Pendidikan Peserta Didik Pemkot Tangsel:
1. SMP BINA INSAN NUSANTARA
2. SMP DARUSSALAM
3. SMP ISLAMIYAH CIPUTAT
4. SMP IT AL-MATIIN
5. SMP PARAMARTA
6. SMP PGRI 1 CIPUTAT
7. SMP PUSPITA BANGSA
8. SMP TIRTA BUARAN
9. SMP YAPIA CIPUTAT
10. SMP ISLAM CITRA BUNDA
11. SMP DWI PUTRA
12. SMP ISLAM AL KHASYI’UN
13. SMP PGRI 2 CIPUTAT
14. SMP PARAMARTA UNGGULAN
15. SMP ADZKIA ISLAMIC SCHOOL
16. SMP ERENOS
17. SMP YMJ CIPUTAT
18. SMP CENDIKIA MADANI
19. SMP ISLAM RUHAMA
20. SMP INFORMATIKA CIPUTAT
21. SMP MUHAMMADIYAH 17
22. SMP SABILUNA
23. SMP NUSANTARA PLUS
24. SMP DUA MEI
25. SMP ISLAM MADINATUL ILMI
26. SMP MABAD REMPOA
27. SMP LAB SCHOOL FIP UMJ
28. SMP ISLAM AL-FALAH REMPOA
29. SMP ISLAM AL-HIKMAH
30. SMP ISLAM AL FAJAR
31. SMP 1926
32. SMP ANNUR
33. SMP DJOJOREDJO
34. SMP ISLAM TERPADU TAMADDUN
35. SMP SERUNI PUTIH
36. SMP MUHAMMADIYAH 44
37. SMP FARADISA
38. SMP CITRA INSANI MULIA
39. SMP ANUGERAH ABADI
40. SMP NURUL IKHLAS
41. SMP DHARMA KARYA UT
42. SMP ISLAM RAUDLATUL HIKMAH
43. SMP PELITA BANGSA
44. SMP MUHAMMADIYAH PARAKAN
45. SMP ISLAM AL-KAUTSAR
46. SMP ARRAISYAH
47. SMP PUTRA PERTIWI
48. SMP PARIGI
49. SMP AL-BARKAH
50. SMP AL-MUBARAK
51. SMP AN NAJIYAH
52. SMP BUDI BHAKTI
53. SMP CENDRAWASIH II
54. SMP DAHLIA
55. SMP IP DAARUS SALAAM
56. SMP IT AL-IZZAH
57. SMP IT INSAN MADANI 8
58. SMPIT MATAHARI
59. SMP KEBANGSAAN
60. SMP PGRI 336 PONDOK BETUNG
61. SMP PGRI 371 PONDOK AREN
62. SMP UTAMA
63. SMP YAPIA PONDOK AREN
64. SMP WIJAYA KUSUMA
65. SMP AL-QURANIYAH
66. SMP PLUS AL-ISLAMIYAH
67. SMP IT CORDOVA
68. SMP ISLAM PLUS BAITUL MAAL
69. SMP ISLAM BAHRUL ULUM
70. SMP TUNAS BANGSA
71. SMPIT AR RUHAMA
72. SMP AL-MADINAH IC KKMB
73. SMP IT CAHYA ISLAM
74. SMP IT JIHADUL MUKHLISIN
75. SMPIT PERMATA GEMILANG
76. SMP PGRI SERPONG
77. SMP PLUS BLM
78. SMPI INSAN MULIA SERPONG
79. SMP FALATEHAN
80. SMP INTEGRAL FIRDAUS
81. SMP BHAKTI NUSANTARA
82. SMP IT YASBI
83. SMP ISLAM SINAR CENDIKIA
84. SMP AL-HASANIYAH
85. SMP YAPIPA
86. SMP YASPITA
87. SMP PUSTEK
88. SMPIT BINTANG
89. SMP ISLAM AL-KHAERIYAH
90. SMP IPTEK
91. SMP ISLAM ASSA’ADAH
92. SMP MUHAMMADIYAH SERPONG
93. SMP AL-AMANAH
94. SMP MITRA CENDIKIA INDONESIA
(RED).
| Simbolis Pemukulan Hadroh Sebagai Tanda Ditutupnya Festival Al-A'zhom XIII Tahun 2026, Sabtu Malam, (27/06/2026) (Sumber:Forkopim Kota Tangerang). |
KOTA TANGERANG - Gelaran Festival Al-A'zhom XIII Tahun 2026 resmi berakhir. Beragam kegiatan keagamaan, edukasi, hiburan yang sehat, ruang interaksi keluarga, hingga geliat ekonomi masyarakat berpadu dalam seluruh rangkaian acara menjadi satu semangat yakni semangat kebersamaan.
"Inilah esensi Festival Al-A'zhom. Tidak hanya memperkuat nilai-nilai religius, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat," tutur Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Herman Suwarman, saat hadir menutup festival tahunan yang telah terselenggara dari tanggal 15-27 Juni 2026 di halaman Masjid Raya Al-A'zhom Kota Tangerang, Sabtu malam, (27/06/2026).
"Karena kita semua meyakini bahwa kemajuan kota tidak hanya sebatas dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui masyarakat yang religius, rukun, produktif, dan saling menguatkan," imbuhnya.
Herman menambahkan bahwaFestival Al-A'zhom juga membuktikan bahwa kegiatan keagamaan mampu berjalan seiring dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
"Kehadiran ratusan pelaku UMKM menjadi bukti bahwa syiar Islam dapat menghadirkan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Mulai dari kuliner, kriya, fesyen, hingga berbagai produk kreatif lainnya menunjukkan bahwa UMKM Kota Tangerang memiliki potensi yang luar biasa," jabarnya.
Untuk itu, Herman menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan terus berkomitmen untuk mendukung dan memperkuat pengembangan UMKM melalui pendampingan usaha, kemudahan perizinan, peningkatan kapasitas, perluasan promosi, serta penguatan akses pasar.
"Harapannya, semakin banyak masyarakat yang berani memulai usaha, semakin banyak UMKM yang naik kelas, dan semakin kuat pula perekonomian Kota Tangerang," tandas Herman.
Tak lupa, Herman turut mengapresiasi seluruh panitia, aparat keamanan, para sponsor dan mitra, para pengisi acara, pelaku UMKM, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi sehingga Festival Al-A'zhom dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan penuh kebersamaan.
"Keberhasilan sebuah festival bukan hanya diukur dari ramainya pengunjung, tetapi dari manfaat yang dirasakan masyarakat serta nilai-nilai kebersamaan yang terus tumbuh setelah acara ini berakhir," tutup Sekda seraya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk terus menghidupkan semangat silaturahmi, memperkuat syiar Islam, mencintai produk lokal, mengembangkan UMKM, dan menjaga kebersamaan sebagai modal utama membangun Kota Tangerang. (Red)